Meta Deskripsi: Pelajari langkah demi langkah cara membuat custom audience berdasarkan interaksi video di Facebook dan TikTok. Strategi retargeting untuk meningkatkan konversi dari audiens yang sudah menonton video Anda.
Kata Kunci Target: custom audience engagement, video engagement audience, retargeting video, Facebook video audience, TikTok engagement audience
Pendahuluan: Mengapa Video Engagement Audience Sangat Berharga
Video telah menjadi format kontak dominan dalam strategi pemasaran digital. Namun, memiliki banyak penonton video tidak cukup—Anda perlu memanfaatkan data engagement tersebut untuk kampanye retargeting yang efektif.
Seorang penonton yang menonton video Anda hingga 10 detik atau 50% telah menunjukkan minat yang jelas terhadap produk atau layanan Anda. Mereka adalah kandidat sempurna untuk menerima iklan lanjutan, penawaran khusus, atau konten yang lebih mendalam.
Mengapa video engagement audience penting:
- Penonton video sudah mengenal brand Anda (brand awareness terbangun)
- Mereka telah menunjukkan minat dengan meluangkan waktu menonton
- Biaya retargeting biasanya lebih rendah dari prospecting
- Tingkat konversi cenderung lebih tinggi karena audiens sudah “hangat”
Panduan ini akan membahas cara membuat custom audience dari video di Facebook Ads Manager dan TikTok Ads Manager, dua platform terbesar untuk video marketing.
Bagian 1: Sebelum Memulai – Persiapan Penting
Sebelum membuat custom audience dari video, pastikan beberapa hal berikut:
1.1 Pastikan Video Telah Ditayangkan
Custom audience hanya dapat dibuat dari video yang sudah pernah ditayangkan sebagai iklan atau konten organik. Video yang baru diupload tanpa penayangan tidak akan memiliki data engagement.
1.2 Hubungkan Akun Organik (untuk TikTok)
Untuk TikTok, jika Anda ingin menggunakan video organik (bukan iklan), akun TikTok harus ditautkan ke TikTok Ads Manager. Anda dapat menghubungkannya melalui:
1.3 Pahami Perbedaan Sumber Video (Facebook)
Facebook membedakan dua sumber video:
- Video dari iklan: Audien dibangun dari reach iklan
- Video dari postingan organik: Audien dibangun dari view postingan (jumlahnya bisa berbeda signifikan dari reach iklan)
Catatan Penting: Jika Anda menggunakan video dari postingan organik yang juga digunakan dalam iklan, jumlah view yang tersedia untuk audience mungkin lebih kecil karena didasarkan pada view postingan, bukan reach iklan .
Bagian 2: Membuat Video Engagement Audience di Facebook Ads Manager
Langkah 1: Buka Audience Manager
- Buka Facebook Ads Manager
- Klik ikon ≡ (menu) di pojok kiri atas
- Pilih Audiences dari menu dropdown
Langkah 2: Mulai Buat Custom Audience
- Klik tombol Create audience (biru)
- Pilih Custom audience dari opsi yang muncul
Langkah 3: Pilih Sumber Engagement
Di jendela “Create a Custom Audience”, pilih Video
Langkah 4: Tentukan Kriteria Engagement
Pilih kriteria engagement yang sesuai dengan tujuan kampanye Anda:
| Kriteria Engagement | Kapan Digunakan |
|---|---|
| People who watched at least 2 seconds | Awareness – audiens luas yang sudah melihat sekilas brand |
| People who watched at least 10 seconds | Engagement – audiens yang cukup tertarik |
| People who watched at least 15 seconds | Consideration – audiens dengan minat lebih serius |
| People who watched at least 25% | Mid-funnel – audiens yang melihat bagian signifikan |
| People who watched at least 50% | High intent – audiens paling terlibat |
| People who watched at least 75% | Very high intent – hampir menyelesaikan video |
| People who watched 100% | Highest intent – audiens paling berkualitas |
Langkah 5: Pilih Video
Klik Select videos yang muncul di search bar engagement. Sebuah jendela akan muncul memungkinkan Anda memilih hingga 200 video .
Pilih sumber video menggunakan dropdown:
| Sumber | Penjelasan |
|---|---|
| Facebook Page | Pilih video dari postingan organik di Page Anda |
| Instagram professional account | Pilih video dari akun Instagram profesional |
| Campaign | Cari campaign (aktif atau tidak aktif) dan pilih videonya |
| Video ID | Masukkan ID video dari library Page Anda |
Tips memilih video yang tepat :
- Pilih video dengan viewer engagement tertinggi
- Pilih video dari produk/kategori yang ingin dipromosikan
- Uji beberapa kombinasi video berbeda untuk menemukan yang paling efektif
Langkah 6: Atur Retention Period
Retention period adalah jumlah hari seseorang akan tetap berada di audience setelah mereka berinteraksi dengan video Anda .
Pilihan retention period:
- 7 hari (untuk kampanye retargeting agresif)
- 14 hari (keseimbangan antara relevansi dan ukuran audiens)
- 30 hari (standar untuk kebanyakan campaign)
- Hingga 180 hari (untuk produk dengan siklus beli panjang)
Cara kerja retention: Jika Anda pilih 30 hari dan seseorang menonton video 29 hari lalu, mereka akan masuk audience. Jika mereka tidak menonton lagi di hari ke-30, mereka akan keluar .
Langkah 7: Sesuaikan dengan Include/Exclude Rules
Facebook menyediakan opsi untuk memperluas atau mempersempit audience :
- Broaden Audience (OR) : Sertakan orang dengan satu engagement type ATAU engagement type lain
- Narrow Audience (AND) : Sertakan orang dengan satu engagement type DAN engagement type lain
Anda juga bisa mengecualikan orang yang sudah berinteraksi dengan engagement tertentu di periode waktu tertentu.
Langkah 8: Beri Nama dan Simpan
- Masukkan Audience name yang deskriptif
- Contoh: “Video View 50% – Product A – Last 30 Days”
- Tambahkan deskripsi (opsional)
- Klik Create audience
Proses pembuatan audience akan memakan waktu beberapa menit hingga beberapa jam. Status akan berubah menjadi “Ready” setelah audience siap digunakan .
Bagian 3: Membuat Engagement Audience di TikTok Ads Manager
TikTok juga menyediakan fitur engagement audience berdasarkan interaksi dengan video .
Langkah 1: Buka TikTok Ads Manager
Login ke akun TikTok Ads Manager Anda.
Langkah 2: Buka Bagian Audience
- Klik Assets di menu utama
- Pilih Audience
Langkah 3: Buat Custom Audience Engagement
- Klik Create Audience
- Pilih Custom Audience
- Pilih Engagement
Langkah 4: Pilih Sumber Engagement
TikTok menawarkan beberapa sumber :
| Sumber | Jenis Konten |
|---|---|
| Ad Groups | Pilih dari grup iklan yang sudah ada |
| Videos | Pilih video spesifik (organik atau iklan) |
| LIVE Videos | Untuk konten siaran langsung |
Langkah 5: Tentukan Kriteria untuk Video
Jika memilih Videos, pilih kriteria berikut:
| Tipe Video | Action yang Tersedia | Lookback Window |
|---|---|---|
| Organic Videos | – 2s video views – 6s video views – Video View at 100% – Engagement (like, share, comment) | 7, 14, 30 hari |
| Video Ads | – Click – Impression – 2s video view – 6s video view – 25%, 50%, 75%, 100% view | 7, 14, 30, 60, 90, 180 hari |
Langkah 6: Pilih Video
- Pilih akun TikTok yang berisi video (untuk video organik)
- Pilih video yang ingin dijadikan basis audience (maksimal 50 video)
Langkah 7: Atur Lookback Window dan Simpan
- Tentukan periode lookback (retention window)
- Beri nama audience
- Klik Confirm
Catatan: Proses pembuatan audience di TikTok dapat memakan waktu 24-48 jam .
Bagian 4: Perbandingan Fitur Engagement Audience
Bagian 5: Strategi Penggunaan Video Engagement Audience
5.1 Segmentasi Berdasarkan Tingkat Engagement
| Tingkat Engagement | Strategi Retargeting |
|---|---|
| 2-10 detik | Kirim konten edukasi/brand story untuk deepen engagement |
| 25-50% | Tawarkan konten bernilai (ebook, webinar, demo) |
| 75-100% | Langsung tawarkan CTA pembelian, diskon, atau free trial |
5.2 Kombinasikan dengan Metrik Lain
Jangan hanya mengandalkan video view. Personalisasi dapat meningkatkan engagement secara signifikan—penelitian menunjukkan personalized video dapat meningkatkan CTR hingga 16 kali lipat dibanding video generik .
Gunakan data tambahan untuk segmentasi lebih tajam:
- Watch time + website visit → audiens yang menonton video lalu mengunjungi website
- Video completion + add to cart → audiens dengan intent beli tinggi
- Video engagement + email open → audiens multi-channel
5.3 Exclusion untuk Efisiensi Budget
Hindari membuang budget pada audiens yang sudah tertangani:
- Exclude yang sudah membeli produk (gunakan purchase custom audience)
- Exclude yang sudah menonton video hingga 100% jika Anda hanya ingin menjangkau penonton baru
Bagian 6: Strategi Lanjutan dari Video Engagement
6.1 Gunakan Custom Audience untuk Lookalike
Setelah memiliki custom audience dari video engagement berkualitas, Anda dapat membuat Lookalike Audience untuk menjangkau prospek baru yang memiliki karakteristik serupa .
Strategi lookalike:
- Gunakan audience dengan completion rate tinggi sebagai seed
- Pilih lookalike size 1-3% untuk keseimbangan antara kemiripan dan jangkauan
6.2 Multi-Video Strategy
Dengan kemampuan memilih hingga 200 video di Facebook, manfaatkan untuk:
- Bundle video produk sejenis → buat audience untuk retargeting produk terkait
- Best-performing videos → kumpulkan video dengan engagement rate tertinggi
- Sequential retargeting → gunakan audience dari video 1 untuk mengirim video 2
6.3 Kombinasikan dengan Instant Experience/Page
Facebook memungkinkan engagement audience dari Instant Page dan App Profile Page . Kombinasikan dengan video views untuk segmentasi yang lebih granular.
Bagian 7: Pemecahan Masalah Umum
7.1 Audience Tidak Muncul atau Kecil
- Video masih baru dan belum cukup view
- Lookback window terlalu pendek
- Engagement threshold terlalu ketat (misal 100% view untuk video panjang)
- Jika video dari postingan organik: jumlah view mungkin terbatas
7.2 Video Tidak Bisa Dipilih
Untuk Facebook: Pastikan video terhubung dengan Page Anda. Error code 2654 biasanya muncul jika video tidak terasosiasi dengan Page .
Untuk TikTok: Pastikan akun TikTok sudah ditautkan ke TikTok Ads Manager .
7.3 Perbedaan Jumlah View
Jika jumlah view di custom audience lebih kecil dari reach iklan, kemungkinan karena video yang digunakan sebelumnya adalah postingan organik, sehingga audience dihitung berdasarkan view postingan .
Kesimpulan: Mulai Retargeting dengan Video Engagement
Video engagement audience adalah salah satu aset paling berharga dalam strategi pemasaran digital. Penonton yang sudah meluangkan waktu untuk menonton video Anda telah menunjukkan minat nyata—sekarang tugas Anda adalah memanfaatkan minat tersebut dengan retargeting yang tepat.
Ringkasan Langkah Cepat:
| Platform | Langkah Utama |
|---|---|
| Audiences → Create Custom Audience → Video → Pilih engagement kriteria → Pilih video → Set retention → Simpan | |
| TikTok | Assets → Audience → Create Audience → Custom → Engagement → Pilih sumber → Atur kriteria → Simpan |
Langkah Pertama Anda Hari Ini:
- Buka Facebook Ads Manager → Audiences
- Buat satu custom audience dari video dengan performa terbaik (misal: watched 50%)
- Jalankan kampanye retargeting kecil ke audience tersebut
- Pantau hasil dan bandingkan dengan kampanye biasa
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat membangun aset audience berharga yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas kampanye iklan Anda secara signifikan.
Artikel ini terakhir diperbarui: Juni 2026
Kata Kunci Target: custom audience engagement, video engagement audience, retargeting video
FAQ: 6 Pertanyaan tentang Video Engagement Custom Audience
1. Apa perbedaan antara video view audience dengan engagement audience lainnya?
Video view audience fokus pada orang yang menonton video Anda. Engagement audience yang lebih luas bisa mencakup like, share, comment, dan klik. Untuk retargeting berdasarkan minat, video view audience sangat efektif.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk audience terbentuk?
Facebook biasanya dalam hitungan menit hingga jam. TikTok memerlukan 24-48 jam .
3. Apakah bisa menggunakan video dari Instagram untuk membuat engagement audience?
Ya. Di Facebook Ads Manager, Anda dapat memilih sumber Instagram professional account .
4. Berapa jumlah minimum audience agar bisa ditarget?
TikTok mensyaratkan minimal 1.000 orang . Facebook tidak menyebutkan angka pasti, tetapi audience yang terlalu kecil mungkin tidak efisien.
5. Apakah auto-refresh perlu diaktifkan?
Ya, auto-refresh (default aktif) akan terus memperbarui audience dengan penonton baru secara otomatis sehingga Anda tidak perlu membuat audience baru secara manual .
6. Bisakah membuat lookalike dari video engagement audience?
Ya. Engagement custom audience dapat digunakan sebagai seed untuk membuat lookalike audience guna menjangkau prospek baru dengan karakteristik serupa.
- Panduan Lengkap Generative Engine Optimization untuk Pemula
- Apa yang Dimaksud Entity dalam AI Search? Panduan Lengkap untuk Pemula
- Apa Itu AI Search Entity Mapping? Panduan Lengkap untuk Pemula
- Business Intelligence vs Data Analytics: Apa Perbedaannya?
- Cara Memulai Business Intelligence untuk UMKM: Panduan Praktis 2026
- Cara Kerja Business Intelligence dalam Mengambil Keputusan Bisnis
- 10 Manfaat Business Intelligence untuk Pertumbuhan Bisnis
